Definisi, Fungsi dan Cara Kerja Post
Unknown
06.40
3
Artikel berikut ini tentang POST dan sangat berkaitan dengan proses booting yang dilakukan oleh BIOS. Proses POST juga berfungsi sebagai panduan bagi teknisi ketika melakukan troubleshooting komputer. Namun demikian artikel ini ditujukan untuk pelajaran Sistem Operasi di Kurikulum 2013.
Artikel ini merupakan terjemahan bebas dari wikipedia.com. Harapan saya meskipun hanya sebagian kecil materi mempelajari POST setidaknya siswa mendapatkan materi yang berkualitas. Kita mulai artikel ini dengan definisi POST.
Definisi POST
POST adalah kependekan dari Power-on self-test yaitu proses yang dilakukan oleh firmware atau software yang secara rutin dilakukan segera setelah komputer maupun peralatan elektronik digital lainnya dinyalakan. Meskipun umumnya POST berkaitan dengan komputer namun sistem embeded yang lain seperti penerbangan, elektronika atau perangkat medis juga melakukan self-test (pengetesan diri sendiri) secara rutin yang secara otomatis dilakukan setelah daya dinyalakan (power on).
Hasil pengetesan oleh POST bisa ditampilkan melalui panel perangkatnya, perangkat keluaran eksternal, atau disimpan untuk dikemudian hari diperbaiki dengan perangkat diagnostik. Saat melakukan self test tidak menemukan perangkat display untuk menampilkan hasil post maka proses post ditampilkan melalui lampu indikator berupa serangkaian lampu kedap-kedip (flash) atau speaker berupa suara beep tertentu.
Dalam komputer, rutinitas POST adalah bagian dari urutan pra booting perangkat-perangkat ( device's pre-boot sequence) yang akan berakhir pada saat kode bootstrap loader meminta memanggil sistem operasi.
POST pada IBM-PC
Di komputer IBM PC Compatible, tugas utama POST dikendalikan oleh BIOS. Tugas utama BIOS ini adalah :
1.Memeriksa Register-register CPU
2.Memeriksa keberadaan kode BIOS itu sendiri
3. Memeriksa komponen-komponen dasar seperti DMA, timer, interrupt controller.
4. Mencari, mengukur dan memeriksa memori utama sistem.
5. Menginisialisasi BIOS.
6. Melewatkan kontrol ke BIOS-BIOS ekstensi khusus yang lain (jika terinstal)
7. Mengidentifikasi, mengorganisir dan menyeleksi perangkat yang tersedia untuk booting.
Fungsi-fungsi diatas dilakukan oleh POST disemua BIOS versi awal. Pada versi BIOS berikutnya POST mendapatkan fungsi tambahan yaitu :
8. Mencari, menginisialisasi dan membuat katalog semua sistem bus dan perangkat.
9. Menyediakan user interface untuk konfigurasi sistem.
10. Membangun system environtment sesuai target yang diminta sistem operasi.
Diawal-awal BIOS, POST tidak mengorganisir atau menyeleksi perangkat-perangkat boot. Yang dilakukan hanya mengidentifikasi floppy dan hard disk dimana sistem akan melakukan boot dari sana.
BIOS memulai POST ketika CPU reset. Memori pertama yang berada di CPU berusaha untuk mengeksekusi yang dikenal dengan reset vector. Dalam peristiwa Hard Reboot, motherboard pada sisi northbridge akan mengarahkan fetch code ke BIOS yang berada di system flash memory. Pada Warm Boot, BIOS akan ditempatkan ditempat tertentu di RAM dan northbridge akan mengarahkan panggilan reset vector(reset vector call) ke RAM. ( di awal-awal sistem PC, sebelum ada standard chipset, BIOS ROM akan ditempatkan di jangkauan alamat (address range) termasuk reset vector, dan BIOS secara langsung keluar dari ROM. Karena hal inilah kenapa ROM BIOS motherboard berada di segmen F000 di peta memori konvensional.
Mulai dari permulaan BIOS sampai dengan era milenium, POST akan selalu melakukan tes ke seluruh perangkat, termasuk semua tes memori.
Pelaporan progress dan error
IBM BIOS pertama kali membuat informasi diagnosa POST tampil melalui keluaran angka ke port I/O 80. Keadaan progress dan kode error dibangkitkan, jika ada kegagalan dalam membangkitkan kode maka kode terakhir yang keluar menjadi acuan untuk mendiagnosa permasalahan. Alat yang digunakan untuk membangkitkan progress dan kode error adalah logic analyzer atau dedicated POST card, sebuah interface
card yang menampilkan keluaran port 80 ke tampilan kecil, dengan alat ini seorang teknisi dapat menentukan masalah sesungguhnya.
![]() |
| BIOS POST card untuk bus ISA |
![]() |
| Professional BIOS POST card untuk bus PCI |
![]() |
| BIOS POST card untuk bus PCI |
![]() |
| Loudspeaker untuk kode beep |
Berikut ini pabrikan BIOS beserta kode beep error yang diberikannya :
Kode Beep AMI
Kode Beep AWARD
Kode Beep DELL
Kode Beep IBM
Kode Beep Macintosh
Sumber Referensi :
https://en.wikipedia.org/wiki/Power-on_self-test
http://www.computerhope.com/beep.html












Ashiapp
BalasHapusOkkeh
BalasHapusMana cara kerjanya ?
BalasHapus